Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2026

PUISI PESONA ALAM

Gambar
                   PESONA ALAM    Kala pagi datang menjelang Fajar hadir membelah pekat Lantunan tahrim memecah kebisuan Gema azan berkumandang syahdu Memanggil umat Muhammad SAW Sujut pada Rob pencipta jagad                  Bukit Baitani tempat aku dilahirkan   Dalam balutan kasih mesrah Menyimpan sejuta pesona lukisan alam   Berbaris rapi   bukit dan lembah Gunung Ile Boleng tinggi menjulang langit Langit biru tiada bertiang Hanya memberi dari suara hati Bukti kebesaran dan keagungan Allah SWT Maka nikmat tuhan manakah yang kamu dustakan ?     Tanahnya subur… Rakyatnya rajin… Pemimpinnya amanah … Namun ada anomali di sana …   Perilaku ekonomi warga mengundang Tanya Tindakan ekonomi teramat mubzir Demi adat dan budaya yang mengakar   Para perawan kaki bukit menjad...

RUMAH DI KOTA KARANG

Gambar
*RUMAH DI KOTA KARANG* Oleh: Vitriah B. Laga Di rumah Kota Karang waktu buka pintu perlahan Tiga sahabat saling menatap Lepas rindu lama jadi embun Tawa pun pulang ke beranda Percakapan ngalir bagai sungai tua Angkut perahu kenangan Kami sebut satu demi satu jejak Saat merintis MTs Swasta Kamalaputi Dengan mimpi sebagai mercusuar Kini benih itu menjelma rimbun Bernama MTsN Sumba Timur Waingapu. Kami saling genggam syukur sebab ikhtiar tak gugur oleh jarak Persahabatan tetap menjadi akar silaturahmi Melata dari perbukitan menuju lembah kasih Kota Karang, 08-07-2026

TAPAK SENIN DI BULAN JUNI

Gambar
*TAPAK SENIN DI BULAN JUNI*  Oleh: Vitriah B. Laga Senin datang iring langka kecil Di halaman Juni simpan cerita Aku berjalan dalam labirin waktu Cari ide di antara kata Kubuka lembar tua almanak Ada jejak mimpi belum usai harihari berbisik di tepi senja Tanam asa di tanah damai Senin adalah hari baru Juni itu langka pertama Keduanya jadi puisi perjalanan Tempat benihbenih mimpi  Tumbuh mekar di bilik dada  Waingapu, 15-06-2026

RONA RETAK DI LANGIT KATA

Gambar
*RONA RETAK DI LANGIT KATA* Oleh Vitriah B. Laga Di teras senja kutata kecewa Seperti arsip lama lupa baca. Janjijanjimu berlumut di sudut ingatan Sisakan rona pucat pada langit kata Bertahuntahun hampir satu dasawarsa Aku sirami air harap  Ibarat rawat anggrek Namun yang tumbuhkembang justru kecewa Menjalar diam di dinding kepercayaan. Kini kutinggalkan jejak di rimba Biar angin adili arah Sebab menunggu tak datang Adalah bentuk gagal paling sunyi Waingapu, 10-06-2026

ENAM BINTANG DI LANGIT PUISI

Agenda bonus #1 kak dunia Asqa *ENAM BINTANG DI LANGIIT PUISI* Oleh: Vitriah B. Laga Selepas kabar berlayar dari layar ke layar Enam sahabatku muncul bagai bintang perantau Tersebar luas di peta nusantara  Berlabuh pada satu teluk bernama puisi Kami tenun embun di ladang aksara Mengayak diksi seperti petani pilih benih bibit unggul  Merangkai rima bagai jembatan bianglala Nyalakan majas bagai lentera di lorong makna. Persahabatan adalah akar tak tampak Menjalar diamdiam di bawah tanah kata lalu bermekaran dalam baitbait kami rawat Ibarat mawar mekar di taman persaudaraan jiwa. Waingapu, 03-06-2026 Sahabat yang dihubungi:   1. Kak Loym R. Sitanggang  2. Kak Joyce Arifin   3. Kak Evi Sumiati 4. Kak Eni Wid 5. Kak Rozida Azmar  6. Kak ZDA