PUISI PESONA ALAM



 

                PESONA ALAM 

 Kala pagi datang menjelang

Fajar hadir membelah pekat

Lantunan tahrim memecah kebisuan

Gema azan berkumandang syahdu

Memanggil umat Muhammad SAW

Sujut pada Rob pencipta jagad 

              

Bukit Baitani tempat aku dilahirkan 

Dalam balutan kasih mesrah

Menyimpan sejuta pesona lukisan alam 

Berbaris rapi  bukit dan lembah

Gunung Ile Boleng tinggi menjulang langit

Langit biru tiada bertiang

Hanya memberi dari suara hati

Bukti kebesaran dan keagungan Allah SWT

Maka nikmat tuhan manakah yang kamu dustakan ? 

 

Tanahnya subur…

Rakyatnya rajin…

Pemimpinnya amanah …

Namun ada anomali di sana …

 

Perilaku ekonomi warga mengundang Tanya

Tindakan ekonomi teramat mubzir

Demi adat dan budaya yang mengakar

 

Para perawan kaki bukit menjadi korban

Para pemuda tampan rupawan menjadi sasaran

Sasaran korban putus sekolah meski sangat cerdas 

 

Kembang desa tak banyak di kenal di bangku kuliah

Tertukar dengan dapur, kasur, dan sumur tanpa bekal ilmu 

Renungkanlah hai kawan seperjuangan

Alumni  86 SD Inpres Weranggere

Akan nasib anak dan sanakmu

 

Batu besar (wato Belen ) saksi abadi

Setiap desah nafas anak-anak negeri

Saat mendaki bukit Baitani

Menyusuri batu-batu jalan itu

Lelah dan teramat lelah setiap hari

Akan terobati bila menatap ke bawah rumahnya

Melihat ibu dan neneknya tersenyum manis melambaikan tangan

Pertanda ucapan selamat belajar

Menuntut ilmu mencapai tangga bahagia

 

Waingapu, 10-05-2023https://fitriahbl.blogspot.com/2023/05/puisi-pesona-alam.html 

Fitri

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESUME LANGKAH MENYUSUN BUKU SECSRS SISTEMSTIS

PUISI RELIGI 1-23